Jumat, 31 Desember 2010

Masase Perineum

Masase perineum adalah pengobatan, pemijatan, pengurutan dan penepukan yang dilakukan secara sistematik pada perineum. Tujuannya adalah mempersiapkan jaringan perineum dengan baik untuk proses peregangan selama proses persalinan akan mengurangi robekan perineum dan mempercepat proses penyembuhannya. Masase perineum membutuhkan waktu lebih kurang 10 menit setiap harinya, dimulai pada usia kehamilan 34 minggu sehari sekali, sampai janin lahir.

Teknik masase perineum

Untuk melakukan teknik masasee perineum, yang harus dilakukan pertama kali adalah mencuci bersih tangan dan memendekkan kuku. Pasien duduk ditempat yang nyaman dengan meregangkan kaki dalam posisi semisetting birthing atau dengan posisi sebelah kaki diangkat. Selanjutnya identifikasikan daerah perineum dengan mempergunakan cermin. Oleskan lubricant atau massage-oil atau olium cossar pada jari tangan dan pada daerah perineum. Masukkan jari tangan kedalam vagina (lebih kurang 3 - 4 cm) dan kesamping secara terus menerus sampai merasakan rasa slight burn atau rasa panas. Kemudian setiap sisi dinding vagina secara pelan, pijat bagian bawah dari kanalis vaginalis kearah depan dan belakang. Selama melakukan pemijatan, tekuk ibu jari kearah dinding sampai kanalis vaginalis, dan secara perlahan lakukan pemijatan kearah luar seperti proses yang nantinya akan terjadi ketika kepala bayi akan melewati dinding vagina saat persalinan. Terakhir pasien harus melakukan pemijatan pada seluruh jaringan perineum ini selama 1 menit. Pemijatan tidak boleh terlalu keras karena akan mengakibatkan iritasi atau infeksi. Setelah pemijatan selesai, lakukan kompres hangat pada jaringan perineum selama lebih kurang 10 menit dengan hati-hati, berguna untuk meningkatkan sirkulasi sehingga meningkatkan relaksasi otot dan terbukti melindungi perineum, kemudian pasien diminta untuk mencuci tangan.