Selasa, 14 Juni 2011

Pemantauan Pertumbuhan pada Bayi BBLR

Pertumbuhan merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan anak, karena dapat mempengaruhi kualitas hidup anak. Oleh sebab itu pertumbuhan perlu dipantau secara berkala dan berkesinambungan. Pemeriksaan dan pengukuran dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu secara klinis dilakukan dalam pelayanan medis maupun secara antropometri.

Pemeriksaan secara klinis untuk membuat diagnosis klinis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang meliputi: pemeriksaan laboratorium, radiologi dan antropometri (Pusponegoro et al., 2004).

Untuk ukuran antropometri yang paling sering digunakan menilai pertumbuhan fisik anak dapat dibagi menjadi dua kelompok tergantung umur penilaian pada umur (age dependent) dan tidak tergantung umur . Panjang/tinggi badan (TB) terhadap umur, lingkar kepala (LK) terhadap umur dan lingkar lengan atas (LLA) terhdap umur. Sedangkan penilaian antropometri yang tidak tergantung umur terdiri dari berat badan terhadap tinggi badan, lingkar lengan atas terhadap tinggi badan lain-lain seperti lingkar lengan atas dibandingkan standar, lipatan kulit pada trisep, subkapular, abdominal dibandingkan standar/baku (Soetjiningsih, 1995)

Pemeriksaan secara klinis untuk membuat diagnosis klinis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang meliputi: pemeriksaan laboratorium, radiologi dan antropometri (Pusponegoro et al., 2004).

Jenis pertumbuhan sendiri dibagi menjadi dua yaitu pertumbuhan linier dan massa jaringan. Petumbuhan linier berhubungan dengan ukuran panjang, misalnya ukuran panjang badan, lingkar dada dan lingkar kepala. Ukuran linier yang paling sering digunakan ialah tinggi/panjang badan dan berat badan. Ukuran linier yang rendah menunjukkan keadaan kekurangan gizi dan masa lalu (Gibson, 1990).

Pola pertumbuhan pada bayi preterem, berat badan akan menurun pada minggu pertama kehidupan 10 – 15 % (5 – 10%), dan akan naik lagi dalam 10 - 12 hari. Penambahan berat badan kira –kira 4 – 8 ons/ minggu dan panjang badan kira- kira I -1.5 inchi / bulan kira- kira 10 inchi dalam 12 bulan. Sebagian besar bayi akan mencapai berat badannya 2 x berat badan pada usia 6 bulan, 3 x berat badan pada usia 9- 12 bulan. Sampai usia 20 bulan 76 – 82 % BBLSR menunjukkan pertumbuhan normal sesuai usia kronologis.


Kamis, 02 Juni 2011

MEMILIH UNTUK BERSALIN DI RUMAH

Persalinan di rumah merupakan salah satu pilihan bagi wanita saat melahirkan. Pemilihan tempat persalinan baik di rumah sakit/ klinik bersalin atau rumah masing-masing memiliki keuntungan dan kerugiannya. Karenanya harus dikenali bagaimana kondisi dan kebutuhan kita, sehingga dapat diputuskan dengan bijak dan tepat.... Ada beberapa faktor yang mendorong wanita (dan keluarganya) untuk memilih melahirkan di rumah, diantaranya :

1. Persalinan dirumah didukung oleh keluarga, dalam lingkungan yang dikenal, tempat mereka merasa memiliki kendali terhadap tubuhnya

2. Lingkungan rumah sendiri menimbulkan rasa tenang dan tentram pada ibu yang akan melahirkan

3. Berdasarkan perbandingan dengan pengalaman wanita tersebut saat melahirkan di rumah sakit, dalam lingkungan yang kurang memiliki sentuhan pribadi yang penuh dengan peraturan dan staf yang sibuk.

4. Finansial


Disamping kelebihan diatas, persalinan di rumah juga memiliki kekurangan. Kekurangan dari pertolongan persalinan di rumah ialah ketika proses melahirkan mengalami kesukaran, pertolongan lebih lanjut tidak dapat segera diberikan. Hal ini disebabkan tidak tersedianya alat-alat sehingga membutuhkan waktu lama sebelum tiba di rumah sakit. Contohnya, selama persalinan bayi mungkin mengalami distress yang memerlukan tindakan untuk melahirkan segera, atau setelah lahir bayi tidak dapat bernafas dengan baik. Di rumah sakit, dua bahaya ini dapat ditangani dengan cepat karena tersedia fasilitas, yang mungkin tidak tersedia di rumah. Selain itu, beberapa wanita mengalami perdarahan setelah kelahiran. Di rumah sakit, perdarahan ini dapat ditangani dengan cepat karena tersedia darah atau cairan pengganti lainnya.


Saat memutuskan untuk melahirkan di rumah, maka perhatikan kemungkinan terpenuhinya komponen utama dan komponen pendukung agar persalinan berlangsung aman dan lancar.

Komponen utama

1. Keadaan ibu dan bayi

· Selama pemeriksaan antenatal, bidan atau dokter dapat mengetahui adanya kemungkinan penyulit dalam persalinan ataupun penyakit yang mungkin berpengaruh dalam proses tersebut. Persalinan dirumah dapat dilakukan jika telah dipastikan bahwa keadaan ibu dan janin baik.

· Multipara. Umumnya ibu yang baru pertama kali bersalin dianjurkan bersalin di rumah sakit atau di klinik bersalin.

2. Penolong persalinan.

Mengingat fungsi pertolongan persalinan yang sangat berat, dalam melakukan pertolongan persalinan di rumah diperlukan pemenuhan persyaratan sebagai berikut:

· Kemampuan.

Kemampuan ini diartikan sebagai kesanggupan. Mengingat pentingnya dan risiko yang dihadapi, bidan atau dokter harus mempunyai kemampuan yang cukup terampil, cepat berfikir, cepat menganalisis, cepat menginterpretasi tanda dan gejala, cepat menyusun konsep, dan mempunyai pengetahuan dan pengalaman.

· Keterampilan

Mampu menilai secara tepat bahwa persalinan sudah dimulai, kemudian membrikan asuhan dan pemantauan yang memadai dengan memperhatikan kebutuhan ibu selama proses persalinan. Mempersiapkan persiapan rujukan bersama ibu dan keluarganya. Karena jika terjadi keterlambatan untuk merujuk ke fasiltas yang lebih memadai dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayinya.

· Kepribadian,

Kepribadia adalah kesehatan jasmani dan rohani dalam segala aspek, yang merupakan organisasi yang dinamis yang akan selalu mengalami perubahan dan perkembangan, aspek-aspek tersebut ialah fisik, maturitas atau kematangan, mental, emosi, dan sikap.


3. Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam persalinan

- Setting kamar selayaknya setting kamar bersalin dengan space ruang yang cukup dan ergonomis

- Setting untuk keadaan emergency dalam proses persalinan, atau pada keadaan ibu dan bayi baru lahir.


4. Tenaga “bala bantuan

Bayangkan jika penolong anda hanya satu orang, kemudian tanpa adanya risiko (unpredictable), si ibu tiba-tiba mengalami perdarahan saat melahirkan atau bayinya mengalami asphyxia (lahir tidak langsung menangis). Maka selain anda yakin bahwa provider yang anda pilih adalah orang yang kompeten, anda juga harus yakin bahwa orang yang mendampingi persalinan anda (suami, ibu, mertua, atau siapa saja) adalah orang yang kooperatif.

Komponen pendukung

- Komponen ini sangat berpengaruh terutama jika dibutuhkan rujukan kasus.

- Pastikan ada dana yang disiapkan

- Infrastruktur (jalan, kemudahan aksess)

- Rumahsakit tujuan (jika harus dilakukan rujukan)

- Sarana – prasarana lain (alat transportasi dan driver, calon pendonor darah

Persiapan persalinan (termasuk pemilihan tempat persalinan) harus dikomunikasikan antara anda (dan keluarga) dengan provider yang anda pilih untuk menolong persalinan. Mesti diingat juga, bahwa dalam persalinan, tidak segala sesuatu adalah predictable. Tetap ada kemungkinan bahwa kehamilan yang berlangsung baik dan tanpa factor risiko, namun saat persalinan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Karenanya, fikirkan dengan bijak dengan melihat segala kondisi sehingga persalinan berlangsung aman dan lancar, ibu dan anak sehat dan selamat.