Kamis, 22 September 2011

MEMILIH UNTUK JOGJA YANG LEBIH BAIK

Pagi kemaren, mbak Dedeh (salah satu karyawati honoorer di Poltekkes-red) memberitahukan ada undangan dari Pak RT tempat tinggalku. Karena saat itu diriku sudah mau ngajar, maka kuminta beliau meletakkannya di meja kerjaku dulu. Ternyata itu adalah Surat Pemberitahuan Waktu dan Tempat Pemungutan Suara lengkap dengan Kartu Pemilih. Wuii,... diriku terdaftar juga tho,.. KTP-ku kan mati (hiks,.. lupa memperpanjang. Padahal kan KTP itu matinya bertepatan dengan tanggal lahirku 16 September barusan. Maafkan daku,.. akan segera kuperpanjang secepatnya pak).
Karena KTP mati itu, kufikir aku tidak memiliki hak memilih sehingga menjadi tidak terlalu peduli dengan kampanye 3 calon walikota dan wakil walikota (ternyata ilmu tata pemerintahanku betul-betul luar biasa anjlok). Sehubungan dengan disuruh milih itu, maka aku jadi kasak kusuk searching di internet tentang 3 balon wali & wawali, terutama tentang kejelasan visi-misi.
Setelah nge-klik di beberapa tempat, antara lain disini, disini, disini, disini, disini, disini, disini, dan disini, serta ada sepatah dua patah promosi dari teman-teman tentang jagoan masing-masing, akhirnya insya Allah sudah kuputuskan nomor pasangan mana yang bakalan kucoblos pada hari Minggu ini. Bismillahi tawakkaltu 'alallah


"Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara benar, dan keluarkanlah pula aku secara benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong." (Al-Isr ': 80).