Jumat, 02 November 2012

Apa dan Bagaimana Posisi Oksipitalis Posterior Persisten

Pada persalinan belakang kepala, kepala janin turun melalui pintu atas panggul dengan sutura sagitalis melintang atau miring, sehingga ubun-ubun kecil dapat berada di kiri melintang, kanan melintang, kiri depan, kanan depan, kiri belakang atau kanan belakang. Meskipun ubun-ubun kecil berada dikiri atau dikanan belakang pada umumnya tidak akan terjadi kesulitan perputarannya kedepan, yaitu bila kepala janin dalam keadaan fleksi dan panggul mempunyai bentuk serta ukuran normal. Dalam keadaan fleksi, bagian kepala yang pertama mencapai dasar panggul ialah oksiput. Oksiput akan memutar kedepan karena dasar panggul dengan levator aninya membentuk ruang yang lebih luas kedepan, sehingga memberi tempat yang sesuai dengan oksiput. Dengan demikian keberadaan ubun-ubun kecil diberlakang masih dapat dianggap sebagai variase persalinan biasa. Pada kurang dari 10 % keadaan, kadan-kadang ubun-ubun kecil tidak berputar kedepan sehingga tetap dibelakang. Keadaan ini dinamakan posisi posterior persisten.

Sebab/Mekanisme 
Salah satu sebab terjadinya posisi oksipitalis oksiput posterior persisten ialah usaha penyesuaian kepala terhadap bentuk dan ukuran panggul. Misalnya: apabila diameter anterior posterior lebih panjang dai diameter transfersa seperti pada panggul antropoid atau segmen depan menyempit seperti pada panggul android, maka ubun-ubun kecil akan mengalami kesulitan memutar ke depan. Sebab-sebab lain adalah otot-otot dasar panggul yang sudah lembek pada multipara atau kepala janin yang kecil dan bulat, sehingga tidak ada paksaan pada belakang kepala janin, untuk memutar ke depan. 
Bila hubungan antara panggul dengan kepala janin cukup longgar persalianan pada posisi oksipitalis posterior persisten dapat berlangsung secara spontan tetapi pada umumnya lebih lama. Kepala janin akan lahir dalam keadaan muka di bawah simpisis dengan mekanisme sebagai berikut. Setelah kepala mencapai dasar panggul dan ubun-ubun besar berada di bawah shimpisis dengan ubun-ubun besar tersebut sebagai hipomoklion, oksiput akan lahir melalui perineum diikuti bagian kepala yang lain. Kelahiran janin dengan ubun-ubun kecil di belakang menyebabkan regangan yang besar pada vagina dan perineum, hal ini disebabkan karena kepala yang sudah dalam keadaan fleksi maksimal tidak dapat menambah fleksinya lagi. Selain itu seringkali fleksi kepala tidak dapat maksimal, sehingga kepala lahir melalui pintu bawah panggul dengan sirkumferensia frontooksipitalis yang lebih besar dibandingkan dengan sirkumferensia sub oksipitooksipitalis, kedua keadaan tersebut dapat menimbulkan kerusakan pada vagina dan perineum yang luas. 

Tanda/Gejala
  1. Posisi oksiput posterior berada di arah posterior dari panggul ibu.
  2. Pada pemeriksaan abdomen, bagian bawah perut mendatar, ekstremitas janin teraba anterior, DJJ terdengar di samping.
  3. Pada pemeriksaan vagina, fontanela anterior dekat sakrum, fontanela anterior dengan mudah teraba jika kepala dalam keadaan defleksi.
Penatalaksanan
Rotasi secara spontan terjadi posisi oksiput anterior terjadi pada 90% kasus. Persalinan yang terganggu terjadi jika kepala janin tidak rotasi atau turun. Pada persalinan dapat terjadi robekan perinium yang tidak teratur atau ekstensi episiotomi.
  1. Jika ada tanda-tanda persalinan macet atau DJJ lebih dari 180 atau kurang dari 100 pada fase apapun, dilakukan seksio sesaria.
  2. Jika ketuban utuh, pecahkan ketuban dengan pengait amnion atau klem kokher.
  3. Jika pembukaan lengkap dan jika :
  •  Janin teraba 3/5 atau lebih di atas simpisis pubis (pintu atas panggul) atau kepala di atas stasion (-2) lakukan seksio sesaria.
  • Kepala janin di antara 1/5 dan 3/5 di atas simpisis pubis atau bagian terdepan kepala janin di antara stasion 0 dan -2 : lakukan ekstraksi vakum atau seksio sesarea. 
  • Kepala tidak lebih dari 1/5 di atas simpisis pubis atau bagian terdepan dari kepala janin berada di station O, maka dilakukan vakum ekstraksi.

Rabu, 17 Oktober 2012

Keutamaan Bulan Dzulqaidah dan Beberapa Amalan

Alhamdulillah, hari ini  kita memasuki hari pertama bulan Dzulqaidah 1433 H. Bulan ini adalah salah satu bulan mulia dalam kalender Islam. Beberapa  keutamaan bulan Dzulqaidah adalah sbb:
1. Asyhurul Hurum (bulan haram)
Pada bulan ini manusia dilarang berperang, kecuali untuk membela diri atau dalam keadaan terdesak

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah , dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram …” (QS. Al Maidah (5): 2)

2.  Sepuluh hari pertama bulan Dzulqoidah sangat mulia dan penuh barakah.  
وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ
Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2)

3. Terdapat hari Arafah. 
 Hari 'Aradah adalah hari yang disaksikan yang di dalamnya Allah menyempurnakan ajaran dien-Nya sementara puasanya akan menghapuskan dosa-dosa selama dua tahun. 

4. Terdapat ibadah udhiyah (berkurban) dan haji.
Dalam sepuluh hari ini juga terdapat yaum nahar (hari penyembelihan) yang secara umum menjadi hari teragung dalam setahun. Hari tersebut adalah haji besar yang berkumpul berbagai ketaatan dan amal ibadah padanya yang tidak terkumpul pada hari-hari selainnya.

Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَا الْعَمَلُ فِي أَيَّامٍ أَفْضَلَ مِنْهَا فِي هَذِهِ قَالُوا وَلَا الْجِهَادُ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ يُخَاطِرُ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ بِشَيْءٍ

“Tidak ada amal yang lebih afdhal dibanding amal pada hari-hari ini.” Mereka bertanya: “Tidak juga jihad?” Beliau menjawab: “Tidak pula oleh jihad, kecuali seseorang yang keluar untuk mengorbankan jiwa dan hartanya, lalu dia tidak kembali dengan sesuatu apa pun.” (HR. Bukhari No. 969)
Imam Ibnu Katsir mengatakan maksud dari “pada hari-hari ini” adalah sepuluh hari Dzulhijjah. Maka, amal-amal shalih apa pun bisa kita lakukan antara tanggal satu hingga sepuluh Dzulhijjah; sedekah, shalat sunnah, shaum –(kecuali pada tanggal sepuluh Dzulhijjah, yaitu Hari Ied) - , silaturrahim, dakwah, jihad, dan lainnya. 
 
Beberapa amalan yang dilakukan dan dianjurkan diperbanyak pada bulan ini adalah:

1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah
Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, a
ntara lain : sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:
العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

"Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga".

2. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah (9 Dzulqaidah)
Disebutkan dalam hadist Qudsi : 

الصوم لي وأنا أجزي به ، انه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي


"Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku". 
 (note: 9 Dzulqoidah 1433 H jatuh pada hari Kmis, 25 Oktober 2012)
 
3. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala.

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

".... dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan ...". [al-Hajj/22 : 28].
 
 4.  Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.
 5.  Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq
Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama'ah ; bagi selain jama'ah haji dimulai dari sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

6. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-Hari Tasyriq.

Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim 'Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta'ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.


وقد ثبت أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبّر ووضع رجله على صفاحهما

"Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu". [Muttafaqun 'Alaihi].

7. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.

Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu 'anha bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

إذا رأيتم هلال ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضّحي فليمسك عن شعره وأظفاره


"Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya".

Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. Firman Allah.

وَلا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّه

"..... dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan...". [al-Baqarah/2 : 196].

Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.


8. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.

Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.

Senin, 15 Oktober 2012

GLOBAL HANDWASHING DAY 2012


Hari ini, 15 Oktober 2012 diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia. Cuci tangan yang dimaksud adalah mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih. Kampanye ini bertujuan untuk memotivasi dan memobilisasi miliaran orang di seluruh  dunia agar mencuci tangan mereka secara benar, serta meningkatkan kesadaran bahwa Mencuci Tangan dengan Sabun adalah kunci penting untuk mencegah kesakitan.
Center of Disease Control & Prevention (2012) menyebutkan bahwa mencuci tangan dengan sabun memainkan peran penting dalam survival dan kesehatan anak. Ada sekitar 2,2 juta balita setiap tahunnya meninggal karena diare dan pneumonia, yang merupakan 2 pembunuh utama anak di  seluruh dunia. Mencuci tangan bukan hanya tindakan yang murah dan sederhana, namun juga mengurangi insiden diare sebesar 30% dan infeksi saluran nafas sebesar 21% pada anak di bawah 5 tahun. Meskipun mencuci tangan merupakan hal yang sudah biasa dilakukan banyak orang di dunia, namun hanya sedikit yang menggunakan sabun saat mencuci tangan. Mencuci tangan dengan sabun terbukti sangat efektif dalam menghilangkan bakteri di tangan.
Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia 2012 untuk semua,.....

Jumat, 12 Oktober 2012

Masalah dan Prognosis Bayi Berat Lahir Rendah



Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram yang ditimbang sampai dengan 24 jam pertama setelah lahir (Budjang, 2007). Istilah prematuritas telah diganti dengan BBLR karena terdapat dua bentuk penyebab kelahiran bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram yaitu karena umur kehamilan kurang dari 37 minggu, berat badan lebih rendah dari semestinya, sekalipun umur cukup, atau karena kombinasi keduanya (Manuaba, 2010). World Health Organization (WHO) tahun 1961 mengganti istilah bayi prematur dengan BBLR.Perubahan istilah dilakukan karena tidak semua bayi dengan berat kurang dari 2500 gram pada waktu lahir adalah bayi prematur (Budjang, 2007).Dari beberapa definisi bayi berat lahir rendah (BBLR) tersebut dapat disimpulkan bahwa BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi.

MASALAH YANG DIALAMI
Masalah yang dialami bayi dengan berat lahir rendah yaitu:
1)        Masalah bayi prematur
Makin pendek masa kehamilannya, makin kurang sempurna   alat-alat tubuhnya, dengan akibat makin mudahnya terjadi komplikasi dan makin tingginya angka kematian. Beberapa komplikasi yang mudah timbul adalah sebagai berikut :
a. Suhu tubuh yang tidak stabil
b. Gangguan pernapasan yang berat pada BBLR
c. Gangguan alat pencernan dan problema nutrisi
d. Immatur hati yang menyebabkan hiperbilirubinemia
e. Produksi urin sedikit
f. Perdarahan mudah terjadi karena pembuluh darah yang rapuh
g. Daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun
h. Perdarahan Intravertikuler
2)      Masalah bayi Dismatur
Alat-alat dalam tubuhnya sudah bertumbuh lebih baik bila dibandingkan dengan bayi prematur dengan berat yang sama. Masalah yang harus ditangani :
            a. Aspirasi mekoneum yang sering diikuti pneumothoraks
            b. Hipoglikemia
         c. Keadaan lain yang mungkin terjadi : asfiksia, perdarahan paru massif, hipotermia, cacat bawaan.

PROGNOSIS
Kematian perinatal pada bayi berat lahir rendah 8 kali lebih besar dari bayi normal pada umur kehamilan yang sama. Prognosis akan lebih buruk lagi apabila berat lahir bayi makin rendah. Angka kematian yang tinggi terutama disebabkan oleh seringnya dijumpai kelainan neonatal seperti asfiksia, aspirasi pneumonia, perdarahan intrakranial dan hipoglikemia (Mochtar, 2007).
Prognosis bayi berat lahir rendah tergantung dari berat ringannya masalah perinatal,  misalnya masa gestasi (semakin muda masa gestasi atau semakin rendah berat badan bayi semakin tinggi angka kematian). Prognosis ini juga tergantung dari keadaan sosial ekonomi,  pendidikan orang tua dan perawatan pada saat kehamilan, persalinan, dan postnatal (pengaturan suhu lingkungan, resusitasi, makanan, mencegah infeksi, mengatasi gangguan pernapasan, asfiksia, hiperbilirubinemia, hipoglikemia, dan lain-lain (Budjang, 2007).

Minggu, 16 September 2012

Inisiasi Menyusu Dini, Prinsif Pelaksanaaan & Pengaruhnya terhadap Involusio Uteri



Pengertian
Inisiasi menyusu dini (IMD) atau Early Inisiation adalah memberi kesempatan pada ibu bersalin untuk menyusui sendiri bayinya dalam satu jam pertama kelahirannya. Ketika bayi sehat di letakkan di atas perut atau dada ibu segera setelah lahir dan terjadi kontak kulit (skin to skin contact) merupakan pertunjukan yang menakjubkan, bayi akan bereaksi oleh karena rangsangan sentuhan ibu, dia akan bergerak di atas perut ibu dan menjangkau payudara. Bayi menunjukan kesiapan untuk menyusu 30-60 menit setelah lahir (Roesli, 2008).

Pemerintah telah membuat kebijakan Asuhan Persalinan Normal (APN) untuk pelaksana kebidanan dalam pertolongan persalinan. Kebijakan ini dibuat agar dapat memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi ibu. Inisiasi Menyusu Dini merupakan salah satu kegiatan yang terdapat dalam APN.
World Health Organization (WHO) dan komunitas ilmiah sangat merekomendasikan IMD pada satu jam pertama dari kelahiran. Evidence menunjukkan bahwa IMD dapat mencegah 22% kematian bayi selama satu bulan di negara berkembang. Kita ketahui bahwa bayi manusia dapat melakukan IMD dengan sendirinya, seperti pada bayi hewan, yaitu dengan tetap mempertahankan hubungan skin to skin  diantara dada ibu. Hal ini dikenal dengan sebutan “Breast Crawl” (Gangal, 2007).

Prinsip Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
Segera setelah melahirkan dan setelah bayi menangis dan bernafas spontan dengan baik, maka bayi harus dikeringkan dengan hati-hati (kecuali tangan) dengan kain yang lembut. Tangan harus dipastikan dicuci dengan sabun sebelum menyentuh bayi, kemudian bayi diperlihatkan kepada ibu, menjaganya tetap dekat dengan ibu, dan dilakukan melekatkan pipi dengan pipi (cheek-to-cheek contact). Hal ini memungkinkan ibu untuk mencium bayi dan memfasilitasi untuk mengatakan ungkapan dan pesan suci di telingan bayi,
Bayi diletakkan telanjang diantara payudara ibu. Kedua dada ibu dan bayi telanjang, sehingga bayi dapat melakukan kontak kulit penuh dengan ibu. Bayi dan ibu harus diselimuti bersama dengan kain, jadi menjaga mereka tetap hangat selama proses kontak kulit, Bayi harus dijaga agar tidak jatuh. Bayi sangat terjaga dan bereaksi segera setelah lahir dan berada pada level terbaik pada instingnya,
Bayi tetap terjaga hangat dengan kontak kulit dengan ibu. Sentuhan juga merupakan stimulus yang kuat bagi perkembangan saraf, Risiko bayi terhadap infeksi akan berkurang karena bakteri baik dari ibu mulai membuat koloni untuk kulit dan pencernaan, dan mencegah bakteri jahat berkembang, Posisi memastikan merangsang insting awal dan memberi kehangatan, cinta, keamanan, dan makanan. Hal ini juga menginisiasi ikatan antara ibu dan bayi,  Anjurkan ibu mengangkat kepala di bantal untuk memfasilitasi kontak mata ibu dan bayi,
Tendangan kaki bayi akan memberikan dorongan kepada rahim untuk menstimulasi agar berkontraksi. Hal ini akan membantu pelepasan plasenta dan mengurangi perdarahan. Ketika bayi menadari bahwa makanan telah dekat, ia akan mulai mengeluarkan ludah (saliva). Bau payudara akan memberikan stimulasi yang kuat  akan menunjukkan bayi untuk mencari puting susu. Naluri penciuman bayi akan berkembang baik. Bau cairan yang dikeluarkan oleh puting susu hampir sama dengan bau cairan ketuban yang menyelimuti bayi dalam kandungan.
Pijatan puting susu oleh bayi akan membuat puting menonjol. Hal ini akan membantu dalam pelekatan. Pijatan puting susu akan mengeluarkan hormon oksitosin pada ibu. Hal ini akan membantu uterus untuk berkontraksi, mengurangi perdarahan, dan mencegah anemia pada ibu. Bayi akan mulai melakukan gerakan mulut. Tangan bayi terdapat cairan ketuban, yang akan menunjukkan bayi pada puting susu. Otot bahu dan leher bayi akan cukup membantu dalam pergerakannya. Meskipun dengan penglihatan yang terbatas, bayi dapat melihat areola. Apabila bayi mengangkat kepala, ia juga dapat melihat wajah ibunya. Bayi kemudian mencapai puting susu, mengangkat kepala, dan dapat menangkap puting susu dengan manisnya dengan membuka lebar mulutnya hingga penuh oleh puting susu (Gangal et al, 2007).

Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap Kecepatan Involusi Uteri.
Inisiasi menyusu dini akan merangsang kelenjar hipofise posterior melepaskan oksitosin yang membuat kontraksi uterus sehingga mempercepat involusi uterus (Varney, 2010). Sentuhan tangan, mulut dan kepala bayi serta hisapan pada payudara merangsang produksi oksitosin ini penting karena beberapa alasan: 1) Oksitoksin menyebabkan kontraksi uterus,hal ini dapat membantu mempercepat involusi uterus; 2) Oksitoksin merangsang hormon lain yang menyebabkan ibu merasa tenang, rileks; 3) Oksitoksin merangsang aliran ASI dalam payudara ke mulut bayi. Apabila menyusu dini terjadi perangsangan putting susu,terbentuk prolaktin oleh hipofise anterior sehingga sekresi air susu ibu lancar.